<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>coming from the sky</title>
	<atom:link href="http://ndaru392.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ndaru392.wordpress.com</link>
	<description>cuilan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2009 04:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ndaru392.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/59f9a925603ac854be18e3b6a34537bc?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>coming from the sky</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ndaru392.wordpress.com/osd.xml" title="coming from the sky" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ndaru392.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>tanam PAKSA</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/09/tanam-paksa/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/09/tanam-paksa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 04:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[kotak hitam]]></category>
		<category><![CDATA[biodiversity]]></category>
		<category><![CDATA[kehati]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Genetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/tanam-paksa/</guid>
		<description><![CDATA[membaca sebuah artikel dari disini muncul komentar saya yang diposting ulang disini. kondisi ini bukan kali pertama masyarakat &#8220;dipaksa&#8221; untuk menanam sebuah varietas. dirunut dari sejarah, dengan berbagai latar belakan fakta, pemaksaan dalam menanan sejenis tanaman sudah terjadi setidaknya diera &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/09/tanam-paksa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=23&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>membaca sebuah artikel dari <a href="http://anekaplanta.wordpress.com/2008/12/02/penanaman-jarak-di-nusa-penida-dipertanyakan/#comment-447" title="kehati">disini </a>muncul komentar saya yang diposting ulang disini. kondisi ini bukan kali pertama masyarakat &#8220;dipaksa&#8221; untuk menanam sebuah varietas. <span id="more-23"></span>dirunut dari sejarah, dengan berbagai latar belakan fakta, pemaksaan dalam menanan sejenis tanaman sudah terjadi setidaknya diera penjajahan belanda dan dilanjut saat pemerintahan republik ini. tidak jauh dari nusa penida, di awal milenium ini sempat mencuat kasus penanaman pohon jambu mete seprovinsi Nusa Tenggara Barat. sebelumnya, sekitar akhir 90an juga sempat terjadi anjuran untuk menanam pisang cavendish (Musa paradisiaca L.) di jawa timur. tak lama berselang sejak kejadian pisang cavendish, terjadi pula penanaman kapas transgenik di sulawesi.dari berbagai cuplikan kejadian di beberapa lokasi di nusantara tersebut memang telah mencuatkan berbagai diskusi dan pemikiran dari berbagai pihak. dunia internasional pun juga tidak lepas dari diskusi ini semenjak konvensi mengenai keanekaragaman hayati (Convention on Biological Diversity/CBD).problematika dan dialektika yang mencuat pun beragam dan dari berbagai perspektif. perlindungan hak petani, kepemilikan atas suatu varietas, kemandirian petani, keamanan ekosistem, keamanan pangan, keamanan pakan, research and development, dan masih banyak lagi. pertentangan yagn terjadi juga bukan sekedar antara negara maju dan negara berkembang, negara yang terbatas sumber daya alam dengan negara dengan mega biodiversitas, bahkan negara bertetangga pun akan saling memperjuangkan kepentingan masing-masing untuk menghadapi isu kehati.kembali pada permasalahan pohon jarak di nusa penida, banyak pelajaran dari dunia praktik dan menguatkan fakta-fakta verbal menjadi fakta lapangan dimana kehati merupakan isu yang sangat komplek. kehati-hatian dalam menangani kehati, memegang peran penting dalam pengelolaan SDG. penguatan posisi tawar petani penggarap namun tidak menghambat upaya pengembangan IPTEK secara teoritikal cukup layak untuk menjadi pegangan. namun bagaimana pewujudan dari semangat tersebut yang perlu di jabarkan dalam regulasi sehingga apa yang dikeluhkan dapat diatasi secara bijak.dialog tidak akan pernah berhenti dan kebutuhan real juga semakin mendesak. namun dititik mana kita harus berhenti untuk tidak melulu silang pendapat dan segera melakukan tindakan nyata, itu yang masih belum terjawab. setidaknya untuk kasus-kasus seperti di beberapa lokasi yang telah disebutkan sebelumnya, ada benang merah yang dapat dijadikan acuan praktis, JANGAN PERNAH MEMAKSAKAN / MENGINSTRUKSIKAN PENANAMAN SUATU VARIETAS tanpa kesadaran kritis dari pihak petani penggarap.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=23&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/09/tanam-paksa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dirunding di PUNCAK</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/08/dirundind-di-puncak/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/08/dirundind-di-puncak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 07:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[edisi ulang taun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/dirundind-di-puncak/</guid>
		<description><![CDATA[yap&#8230;sebentar lagi setahun sudah blog ini terpampang di dunia maya. sebagai kado dari seorang rekan, jadi umur blog ini hampir mirip dengan usia KAMI. kesempatan ini saya gunakan untuk refleksi perjalanan hamur ayam (rumah maya KAMI) ini. ide awal pengen &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/08/dirundind-di-puncak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=22&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>yap&#8230;sebentar lagi setahun sudah blog ini terpampang di dunia maya. sebagai kado dari seorang rekan, jadi umur blog ini hampir mirip dengan usia <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI</a>. kesempatan ini saya gunakan untuk refleksi perjalanan hamur ayam (rumah maya KAMI) ini.<span id="more-22"></span></p>
<p>ide awal pengen mendokumentasikan apa yang terlintas dan tertulis dalam ceceran kertas dikantor dan dirumah. karena juga sebagai kado untuk <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI</a> jadi pengennya seh jadi tuangan harapan <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI</a>.karena juga lagi blog ini produk <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI </a>jadi tidak seharusnya menjadi penyaluran ego personal yang telah lama hilang (karena sudah menjadi <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI</a>).</p>
<p>pada kenyataannya mewujudkan ide awal ada tantangannya. waktu dan kesempatan mungkin yang pertama kali muncul sebagai alasan. boleh saja orang bicara waktu dan kesempatan tidak boleh jadi alasan. namun menyempatkan (mencari kesempatan) dan menyediakan waktu untuk berekspresi perlu motivasi tinggi. selain itu, refleksi dan tulisan disini masih belum dapat mewujudkan arti sebuah kata <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="kami">KAMI</a>. ego personal dan hasrat yang kebetulan tak terbendung datang tanpa dapat dicegah dan dideteksi (yah hampir mirip-mirip dengan gempa deh..atau jalangk*ng). disamping itu, terkadang, namun sepertinya hampir semua, tulisan dibuat untuk mengalirkan derasnya hasrat yang meluncur. daripada tidak disalurkan..bisa jebol bendungannya.. ya terpaksa cekdam perlu dibuka separoh. dan hasilnya masih menggambarkan ego personal sehingga menutupi kehadiran <a href="http://adiluhung.com/sslp" title="KAMI">KAMI. </a>selain itu, dari sekian ide, sedikit yang nyerempet pencapaian, yakni menjadikan blog ini  tempat dokumentasi. fyi, beberapa tulisan sebenarnya versi publik untuk dokumen-dokumen kantor meskipun tidak semua pekerjaan kantor didokumentasikan disini.</p>
<p>lantas, setelah perjalanan setahun, mau kemanakah dan akan diapakan blog ini?pertanyaan ini sengaja dilontarkan kepada rekan yang mengado ini. dan jawabannya adalah jawaban yang terbaik menurutku hingga saat ini. &#8220;biarkan mengalir..nanti setelah banyak tulisan baru terlihat bentuknya&#8221;. yap&#8230;bener <a href="http://faizal.web.id/" title="sam ngoncu">sam</a>&#8230; biarkan mengalir apa adanya. biarkan proses alam yang menentukan bentuknya dan jangan biarkan proses terhenti. hasilnya apa&#8230;ya kita liat aja nanti. dirunding di puncak aja yah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=22&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2009/01/08/dirundind-di-puncak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>operator yang JAHAT</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/22/operator-yang-jahat/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/22/operator-yang-jahat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 08:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejenak]]></category>
		<category><![CDATA[communication technology]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/sejenak/operator-yang-jahat/</guid>
		<description><![CDATA[Di era digital seperti saat ini, teknologi komunikasi berkembang pesat. Mulai dari teknologi penyampaian hingga interface yang digunakan. GSM, sebagai contoh, terus mengembangkan teknologi yang digunakan guna peningkatan kapasitas pelayanan yang akan disajikan. Demikian pula produsen handset. Berbagai teknologi dan &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/22/operator-yang-jahat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=19&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--StartFragment-->
<p class="MsoNormal">Di era digital seperti saat ini, teknologi komunikasi berkembang pesat. Mulai dari teknologi penyampaian hingga interface yang digunakan. GSM, sebagai contoh, terus mengembangkan teknologi yang digunakan guna peningkatan kapasitas pelayanan yang akan disajikan. Demikian pula produsen handset. Berbagai teknologi dan fitur disematkan guna meningkatkan produktifitas konsumen, bahkan guna memanjakan konsumen. Jadi tak pelak lagi, komunikasi semakin lancar dan mudah, sehingga efektifitas dan efisiensi komunikasi semakin meningkat.</p>
<p><span id="more-19"></span>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Disisi lain, masih ada konsumen yang sepertinya semakin terancam dengan kecanggihan teknologi yang ada di dunia komunikasi. Terancam karena belum banyaknya aturan yang mengatur keberadaannya ataupun terancam privasinya dengan kecanggihan teknologi. Meskipun riset-riset banyak yang menunjukan keinginan pasar untuk meningkatkan produktifitas sebuah produk, namun tidak dapat disangkal ada pula orang-orang yang menginginkan teknologi kembali kesedia kala. Sebagai contoh, dengan adanya ponsel, maka kemanapun kita berada kita akan dengan mudah dihubungi oleh orang lain (bahkan monyet aja bisa ngubungin kita kog). Jadi teringat sebuah tulisan yang mengomentari penggunaan ponsel untuk hal-hal yang kurang bijak seperti ngerumpi dan sekedar menanyakan mau masak apa hari ini, namun kondisi tersebut sudah tidak aneh/wajar dan bahkan sangat membantu kita (saya sendiri merasakannya). <span> </span>Mungkin sering kita menerima telepon dari pimpinan menanyakan dimana sebuah file disimpan dan bagaimana memindahkannya ke komputer dia. Bahkan di pagi buta atau ditengah kesibukan liburan dengan keluarga tak jarang kita masih menerima panggilan telepon dari kantor untuk menanyakan hal-hal penting hingga yang sederhana.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Dengan kondisi seperti tadi contohkan, sepertinya saya merasa ingin kembali ke jaman dulu yang telepon hanya dirumah dan kita tidak selalu terkoneksi, meskipun demikian kadang terpikirkan pula keuntungan dari cepatnya informasi tersebar. Mmm…..adakah operator yang mengiklankan diri dengan “SIGNAL BURUK…KUALITAS SUARA YANG JELEK…JANGKAUAN YANG SEMPIT…dimanakah mereka???</p>
<p><!--EndFragment--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=19&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/22/operator-yang-jahat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>delict</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/15/delict/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/15/delict/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 08:38:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[da sein -das solen]]></category>
		<category><![CDATA[environmental law]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/delict/</guid>
		<description><![CDATA[dalam hukum pidana jika ditinjau dari bagaimana suatu perbuatan diatur maka delik dibagi menjadi 2, yakni delik formil dan delik materiil. Keduanya berbeda dan memiliki beban pembuktian yang berbeda. (ini bahasa awamnya, bahasa hukumnya perlu literature resmi).  Delik formil mengatur &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/15/delict/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=17&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--StartFragment-->
<p class="MsoNormal">dalam hukum pidana jika ditinjau dari bagaimana suatu perbuatan diatur maka delik dibagi menjadi 2, yakni delik formil dan delik materiil. Keduanya berbeda dan memiliki beban pembuktian yang berbeda. (ini bahasa awamnya, bahasa hukumnya perlu literature resmi). </p>
<p><span id="more-17"></span>
<p class="MsoNormal">Delik formil mengatur tindakan-tindakan yang diperintahkan maupun yang dilarang. Tanpa melihat dampak dari tindakan tersebut. Sedangkan delik materiil (yang biasanya disertai dengan “yang mengakibatkan”) perlu di ketahui akibat dari tindakan tersebut dan causalitas dari rangkaian tindakan tersebut dan akibat yang terjadi. Demikian pula dengan regulasi di bidang lingkungan hidup. Ada aturan yang berisi delik formil ada pula yang berupa delik materiil. Dengan perbedaan tersebut sepatutnya sih berbeda cara menghadapinya namun keduanya sama-sama merupakan tindak pidana.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Sayangnya, sering kali delik formil yang relatif mudah pembuktiannya, untuk terutama kasus-kasus lingkungan hidup, dibandingkan delik materiil seringkali menjadi momok yang dihindari oleh beberapa penegak hokum. Seorang kawan yang telah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia hokum lingkungan dan peradilan, mengungkapkan bahwa delik-delik formil sering dihindari penggunaannya dalam rangka penuntutan karena sering mengakibatkan tersangka/terdakwa menerima putusan bebas murni dengan alasan tidak ada efeknya. Mungkin aneh..banyak orang (para pemegang palu) yang masih meminta pembuktian efek dari tindakan tersebut. Padahal jelas-jelaas deliknya formil. Padahal dibanyak kasus lingkungan pelarangan dibuat mengingat dampaknya yang tidak terkendali dan tidak mudah dikendalikan serta berjangka panjang efeknya. Namun begitulah fakta dunia praktik.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Pertanyaan, siapa yang dirugikan? Apa efeknya buat mereka (yang dirugikan)? Berapa kerugiannya? Apakah pertanyaan tersebut dilontarkan karena mereka tidak paham akan hokum atau mereka salah dalam melihat pasal? Motivasi dijatohkannya putusan bebas sepertinya menjadi gossip yang lebih layak berita ketimbang pokok masalahnya. Dah ahh…gitu dulu deh</p>
<p><!--EndFragment--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=17&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/15/delict/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Realita ADR (Alternative Dispute Resolution)</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/11/realita-adr-alternative-dispute-resolution/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/11/realita-adr-alternative-dispute-resolution/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 09:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/realita-adr-alternative-dispute-resolution/</guid>
		<description><![CDATA[Terbayang materi kelas ADR yang pernah aku ikutin dulu waktu menyiapkan bahan negosiasi untuk mewakili kantor. Mencoba memrefresh berbagai tahapan dan persiapan yang dibutuhkan dan data-data yang penting untuk perdebatan dalam negosiasi. Setumpuk berkas telah siap dimasukan ke tas, tiket &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/11/realita-adr-alternative-dispute-resolution/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=16&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                   &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;--> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --> <!--[if gte mso 10]&gt;--></p>
<p>Terbayang materi kelas ADR yang pernah aku ikutin dulu waktu menyiapkan bahan negosiasi untuk mewakili kantor. Mencoba memrefresh berbagai tahapan dan persiapan yang dibutuhkan dan data-data yang penting untuk perdebatan dalam negosiasi. Setumpuk berkas telah siap dimasukan ke tas, tiket sudah ditangan (meskipun ntah kapan di reimburse oleh kantor) berangkatlah ke Surabaya dengan berbagai <em>alternative scenario</em> dan <em>fallback position</em>.</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-16"></span></p>
<p class="MsoNormal">Baik dikantor maupun dikampus dulu kala, aku banyak dikenal sebagai tukang merusak forum dan mengarahkan ke hasil yang aku inginkan, baik secara intuisi maupun terskenario secara apik. Namun itu dulu, entah kenapa beberapa tahun belakangan, keganasan itu telah memudar atau mungkin terkelola lebih baik dan aku merasa lebih lunak dan lebih bersedia menerima perspektif yang berbeda.</p>
<p class="MsoNormal">Kembali ke meja perundingan, setelah semua pihak berkumpul, maka negosiasi mulai dibuka. Seperti dugaan awal, posisi masing-masing pihak saling menyerang. Konsentrasi sedikit terbagi-bagi, sebagian untuk tetap mengikuti setiap dalil-dalil yang disampaikan oleh para pihak, sebagian lainnya mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi. Memori perkuliahan sempat terlintas, bagaimana menyusun dalil dan menyampaikannya secara apik dan dokumen di tas yang ditaruh dekat kaki sudah siap digunakan. Namun urung semua niat yang terlintas, terbendung oleh kondisi yang semakin meruncing. Sebagai orang yang diajarkan untuk terus ngotot dan mencari celah omongan lawan, sepertinya akan dengan mudah mematahkan dalil-dalil lawan. Hak dan aturan yang ada sudah jelas dan posisi sangat kuat di pihakku, tapi itu yang membuat kondisi semakin meruncing dan ujung perdamaian semakin jauh. Apakah ini akan diakhiri dengan perdamaian atau akankah berakhir dengan sengketa yang berkepanjangan? Jika kita tetap bertahan pada dalil masing-masing, mungkin saja perlu pengadilan yang memutuskan siapa yang benar (secara formil). Dan buat apa ada negosiasi??win-win solution hanya sekedar teori, mungkin karena setting negosiasinya kurang pas, atau kita yang belum lihai memainkan data-data. Menutup sesi dengan break untuk sedikit meredakan ketegangan adalah ide yang aku usulkan untuk sekedar memikirkan lebih jernih akan kemana hasil dari negosiasi ini. Dan syukur lah ide ini diterima, ada waktu sekitar 15 menit untuk sekedar mengisap rokok dan memesan kopi hangat.</p>
<p class="MsoNormal">Sesi berlanjut dengan suasana yang tidak jauh berbeda namun dengan pemahaman yang agak lain dari masing-masing pihak. Membicarakan kebenaran individu tidak akan mempercepat penyelesaian negosiasi. dari salah satu buku referensi, kondisi ini memang diharapkan dan digunakan untuk menciptakan keterdesakan pihak lawan agar dengan buru-buru dan tanpa kehati-hatian menyetujui hasil negosiasi tapi tidak denganku. Untuk sebuah pertimbangan lain maka negosiasi harus tercapai dengan hasil damai hari ini. Dan konsekuensinya, tidak ada lagi perbincangan benar salah dan pengungkapan dalil-dalil yang begitu banyak dari masing-masing pihak. Mungkin juga karena ada nuansa bisnis disini, maka ketika diajak bicara tentang berapa nilai yang disepakati oleh masing-masing pihak semua dapat memahami dan mencoba mengajukan nilai yang dapat mereka terima sebagai solusi . menjelang senja, angka telah ditemukan tanpa perlu tau apa rumus dibalik angka tersebut. Mungkin saja rumus masing-masing pihak beda, tapi itu tidak menjadi soal. Yang penting angka disetujui oleh semua pihak, itu yang utama. Dan negosiasi berakhir. Selebihnya sekedar tugas tambahan untuk mendraft nota kesepahaman/perdamaian dan pertemuan ditutup dengan seremonia perdamaian.</p>
<p class="MsoNormal">Bottom-line, bagaimanapun banyak perspektif yang dapat diangkat, tapi aku ingin menyadari bahwa mungkin perdamaian dapat dicapai dengan melupakan nilai-nilai individu dan tidak mempertentangkanya. Dan pemahaman ini sangat tidak dapat digeneralisir untuk kasus-kasus lainnya. Ini pelajaran yang mungkin belum pernah saya sadari sebelumnya. Dunia yang selama ini aku kenal adalah hitam – putih – abu-abu. Dengan garis massive diantaranya. Bukan gradasi yang halus tanpa memunculkan ketegasan batas-batas.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=16&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/12/11/realita-adr-alternative-dispute-resolution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>karst lagi</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/07/09/karst-lagi/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/07/09/karst-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 06:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[kotak hitam]]></category>
		<category><![CDATA[sejenak]]></category>
		<category><![CDATA[environmental]]></category>
		<category><![CDATA[karst]]></category>
		<category><![CDATA[STS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/karst-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[lagi-lagi karst&#8230; nemu link dari sebuah milist yang saya ikuti dan saya memberikan komentar atas sebuah tulisan disana. berikut adalah komentar saya ijinkan saya memberikan pandangan sempit ini pak, IMHO, dari kesepuluh alasan yang diajukan, alasan kedelapan merupakan alasan yang &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/07/09/karst-lagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=15&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>lagi-lagi karst&#8230;<br />
nemu <a href="http://cavefauna.wordpress.com/2008/06/13/ten-reasons-to-protect-karst-ecosystem/#comment-26"><strong>link</strong></a> dari sebuah milist yang saya ikuti dan saya memberikan komentar atas sebuah tulisan disana. berikut adalah komentar saya<span id="more-15"></span></p>
<p>ijinkan saya memberikan pandangan sempit ini pak, IMHO, dari kesepuluh alasan yang diajukan, alasan kedelapan merupakan alasan yang cukup signifikan bagi banyak orang dan tidak terbantahkan. terutama jika akan beradu argumen dg kepentingan-kepentingan sektoral. bukan saya mengecilkan alasan lain, namun saya berupaya untuk mengerti perspektif orang yang gak suka goa. beda jika kita sebagai caver atau pegiat caving pada umumnya yang sangat mengharapkan konservasi goa dan ekosistemnya itu.</p>
<p>membawa kegiatan caving sebagai objek pariwisata jelas telah mempertimbangkan berbagai perhitungan baik ekonomis, maupun ekologis. tapi secara umum pandangan kita masih mengarah pada valuasi ekonomi singkat dari sebuah sumber daya alam. jadi pasti jawabannya, maaf bukan menutup kemungkinan lain, adalah upaya eksploitasi untuk kepentingan semen, kertas, pasta gigi, dll.</p>
<p>mungkin teman-teman yang telah berkecimpung cukup lama dikegiatan ini dan memperjuangkannya selama lebih dari 2dasawarsa terakhir telah cukup terkuras energinya, dan semoga blom dan tidak akan habis. dan saya blom sebanding dalam segala sisi dalam mempertahankan kelestarian ekosistem karst indonesia. lantas terbesit pertanyaan yang melintas, adakah amunisi baru untuk memperkuat posisi tawar karst dimata para pecinta uang? teringat kata-kata seorang teman, berikan makanan pada ego mereka dan mereka akan diam. adakah asupan-asupan yang dapat disodorkan untuk penghapus dahaga ego mereka? mungkinkah kita berikan ketergantungan real kepada masyarakat lokal terhadap kawasan karst agar mereka secara rela membela mati-matian hingga titik darah penghabisan untuk kelestarian kawasan karst? listrik bertenaga energi potensial dari kawasan yang lebih murah dan mudah dikelola bagi masyarakat dan mereka tidak terjebak oleh tingginya harga energi yang diimport dari luar kekuasaan mereka. dengan ketergantungan ini pasti upaya dan militansi untuk mempertahankan goa dapat ditumbuhkan, mungkin bukan ide baru dan pasti pernah diterapkan dibeberapa tempat, tapi lebih valueable ketimbang sekedar awareness raising. atau itu bagian dari awareness raising?</p>
<p>terima kasih atas ruang dan bandwidthnya pak&#8230;sukses selalu</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ndaru392.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ndaru392.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=15&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/07/09/karst-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bravo for david tait</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/bravo-for-david-tait/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/bravo-for-david-tait/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 09:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejenak]]></category>
		<category><![CDATA[caring children]]></category>
		<category><![CDATA[everest]]></category>
		<category><![CDATA[kids]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/bravo-for-david-tait/</guid>
		<description><![CDATA[mungkin terlambat mikir&#8230; mungkin gak peka.. buat om david tait, bravo..two thumbs up for you sir..for 2times peak back2back north-south-north .. klo sekedar 2kali muncak (istilahnya temen2 buat summit attack) seh nayamul (dibalik yah bacanya)..dan lebih dasyatnya laagi&#8230;itu dilakukan dalam &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/bravo-for-david-tait/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=14&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin terlambat mikir&#8230;<br />
mungkin gak peka..<span id="more-14"></span><br />
buat om david tait, bravo..two thumbs up for you sir..for 2times peak back2back north-south-north ..</p>
<p>klo sekedar 2kali muncak (istilahnya temen2 buat summit attack) seh nayamul (dibalik yah bacanya)..dan lebih dasyatnya laagi&#8230;itu dilakukan dalam timeframe yang sangat pendek..10days..dan motivasinya untuk ide dan dedikasinya di NSPCC.</p>
<p>gak bisa banyak bicara tentang kegiatan <a href="http://www.davidtait.com/children.html">NSPCC</a>, silahkan temen-temen baca dan maknai sendiri dari info yang terpampang disana</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ndaru392.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ndaru392.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=14&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/bravo-for-david-tait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>life &#8211; dreams = jobs</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/life-dreams-jobs/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/life-dreams-jobs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 07:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejenak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/sejenak/life-dreams-jobs/</guid>
		<description><![CDATA[pa bener separah itu kah sebuah pekerjaan.. mungkin gak cuma kehidupan yang akan garing (klo maksudnya jobs itu garing), pekerjaan tanpa impian akan sangat menjemukan. tapi apakah kehidupan itu menjadi penuh warna dengan adanya mimpi-mimpi? seorang temen mempercayai hadirnya mimpi-mimpinya &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/life-dreams-jobs/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=13&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pa bener separah itu kah sebuah pekerjaan..<span id="more-13"></span></p>
<p>mungkin gak cuma kehidupan yang akan garing (klo maksudnya <strong>jobs</strong> itu garing), pekerjaan tanpa impian akan sangat menjemukan. tapi apakah kehidupan itu menjadi penuh warna dengan adanya mimpi-mimpi?</p>
<p>seorang temen mempercayai hadirnya mimpi-mimpinya sebagai motivasi dalam menjalankan hidup. mungkin mimpi disini adalah haparan dan angan..bukan mimpi yang oleh sebagian kalangan dipercaya sebagai penentu jalan hidup.</p>
<p>sebenarnya pekerjaan juga butuh impian dan angan..tp bukan berarti klo tanpa impian lantas pekerjaan menjadi datar&#8230;bagi sebagaian orang pun pekerjaan adalah hobi yang dinikmati dalam setiap liku dan krikil yang menyerrtai. yah..pekerjaan akan menjadi nikmat dan lebih enteng menjalaninya ketika kita melakukannya dengan dasar hobi (baca: senang). meskipun demikian kehadiran kerikil tidak mungkin pernah hilang di jalan yang baru saja diaspal hotmix namun kerikil itu menjadi penyemarak. terkadang akan terasa aneh klo jalannya benar-benar alus kayak di sirkuit F1.</p>
<p>terkadang pekerjaan dengan impian malah membebani dan menjadi triger kehadiran prustasi dan kecewa..</p>
<p>jobs = hobby&#8230;that&#8217;s what i mean&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ndaru392.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ndaru392.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=13&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/06/20/life-dreams-jobs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>teroris INDONESIA</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/28/teroris-indonesia/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/28/teroris-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 07:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejenak]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[penimbun]]></category>
		<category><![CDATA[teroris indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/sejenak/teroris-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[banyak yang dikatagorikan teroris, bahkan undang-undang indonesia sudah mengatur apa itu terorist sejak jaman voc. tp kenapa teroris di-stereotypekan dengan agama. dan yang dicari dan difokuskan tuh teroris yang berbau agama. padahal teroris yang menyebarkan keresahan dan kepanikan dimasyarakat tuh &#8230; <a href="http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/28/teroris-indonesia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=12&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>banyak yang dikatagorikan teroris, bahkan undang-undang indonesia sudah mengatur apa itu terorist sejak jaman voc. tp kenapa teroris di-<em>stereotype</em>kan dengan agama. dan yang dicari dan difokuskan tuh teroris yang berbau agama. padahal teroris yang menyebarkan keresahan dan kepanikan dimasyarakat tuh banyak..</p>
<p>yang bikin BBM naek,<br />
yang ngumpetin tabung gas LPG,<br />
yang ngilangin minyak tanah,<br />
yang nyulap solar transportasi buat solar industri,<br />
yang nimbun minyak goreng&#8230;..<br />
yang korup??!!(bukan teroris yang ini mah)</p>
<p>semua itu teroris&#8230;bikin masyarakat panik dalam jumlah yang sangat massive.kenapa gak ditangkepin aja&#8230;ditangkep trus dilepas dikrumunan orang yang lagi antri minyak tanah..dikasih tag &#8220;saya penimbun minyak tanah kalian&#8221;&#8230;otomatis terjadi pengadilan yang paling fair (gak musti adil).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ndaru392.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ndaru392.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=12&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/28/teroris-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>demo UKI&#8211;</title>
		<link>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/27/demo-uki/</link>
		<comments>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/27/demo-uki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 03:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndaru392</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejenak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiluhung.com/uncategorized/demo-uki/</guid>
		<description><![CDATA[terjadi pembiaran&#8230;terhadap demo di uki..apakah polisi takut dituduh melanggar HAM?tidak mungkin!!! sepertinya ada pembiaran terhadap aksi blokir jalan dan demo..agar&#8230;. Politik!!!!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=6&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>terjadi pembiaran&#8230;terhadap demo di uki..apakah polisi takut dituduh melanggar HAM?tidak mungkin!!!</p>
<p>sepertinya ada pembiaran terhadap aksi blokir jalan dan demo..agar&#8230;.</p>
<p>Politik!!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ndaru392.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ndaru392.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndaru392.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndaru392.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndaru392.wordpress.com&amp;blog=6140628&amp;post=6&amp;subd=ndaru392&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndaru392.wordpress.com/2008/05/27/demo-uki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af60fc0cf4dd8753fcf589b45018a81e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndaru392</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
